Sebelum saya memulai postingan lainnya, ada baiknya penulis menulai memperkenalkan diri terlebih dahulu.
Izin memperkenalkan diri, nama saya Ardyanto Wijaya, pria kelahiran Kebumen, 11 Maret 1996. Saya adalah alumni dari SD Kristen Penabur Kebumen, SMP Negeri 1 Kebumen, dan SMA Taruna Nusantara Magelang. Sekarang saya merupakan mahasiswa baru di Universitas Gadjah Mada, Fakultas Teknik, jurusan Teknik Kimia angkatan 2014. Saya merupakan anak terakhir dari 3 bersaudara. Ayah dan Ibu membuka usaha kecil di Kebumen. Sebelumnya saya sudah pernah membuat beberapa blog, tapi kemudian saya hapus blog-blog itu. Mengapa? Karena menurut saya blog-blog tersebut kurang bermanfaat.
Mungkin ada yang tanya, mengapa saya beri nama blog ini dengan "Loyal, Total, Netral"? 3 kata ini pernah saya dapatkan saat saya di jenjang pendidikan SMA. Loyal, total, dan netral merupakan salah satu semboyan Pleton PKS di SMA saya. Apakah saya mantan anggota pleton PKS tersebut? Big NO! Saya sama sekali tidak terjun dalam dunia pleton baik pleton upacara, PKS, maupun Pasukan Tanda Kehormatan (PATAKA). Lalu kenapa saya pilih loyal, total, netral? Bagi saya 3 kata ini merupakan poin-poin yang sangat penting dan perlu ditanamkan dalam diri kita.
Mengapa perlu menanamkan LOYALITAS? Dalam kehidupan, loyalitas atau kesetiaan terkadang kita anggap sebagai suatu hal kecil dan sekarang sudah sangat sulit kita temui orang-orang dengan loyalitas tinggi. Beberapa orang acap kali mengatakan "ah, loyalitas kan untuk bawahan. apa kamu mau jadi bawahan?". Bagi saya loyalitas tidak pandang bulu, dan seharusnya dimiliki oleh setiap orang tanpa kecuali baik dia atasan maupun bawahan. Kok bisa? Tentu saja, bawahan haruslah loyal kepada atasan agar tercapai suatu kesatuan efektif dalam sebuah organisasi. Kalau atasan? Atasan harus loyal kepada apa yang dia pimpin. Bayangkan kalau Presiden kita tidak memiliki loyalitas? Bisa hancur negri ini.
Kemudian apa maksudnya TOTAL? Total di sini adalah All Out dalam melakukan segala tugas yang kita miliki. Tidak setangah-setengah dan apa adanya. Totalitas dalam bekerja sangat menentukan perjalanan pendidikan maupun karir kita.
Terus apa hubungannya sama NETRAL? Kenapa netral ya? Iya, netral. Karena dalam perjalanan kehidupan kita pasti akan menemui banyak sekali permasalahan dan konflik.Nah, dengan karakter yang netral ini diharapkan kita bisa berdiri di garis tengah tanpa berat sebelah. Selain itu karakter netral juga bisa mencegah tindakan nepotisme.
Apakah penulis sudah memiliki 3 karakter tersebut? Belum!! Belum seutuhnya saya miliki 3 karakter itu.
Lalu kenapa penulis memakai judul LOYAL, TOTAL, NETRAL? Ibaratkan judul ini sebagai nama. Nama adalah doa. Tentu saja penulis berharap besar bisa memiliki 3 karakter itu seutuhnya dalam diri penulis.








0 komentar:
Posting Komentar